Pengertian Motherboard adalah
papan sirkuit berupa pcb yang memiliki berbagai komponen elektronik yang saling
terhubung dimana cara kerjanya mengatur hal teknis seputar BIOS (Basic Input
Output System), Chipset (pengatur koneksi input-output), RAM (memori penyimpanan
data sementara), VGA card (memori penyimpan data grafis), prosesor &
Additional card (PCI, ISA).
Fungsi dari motherboard adalah menghubungkan seluruh komponen
penyusun sebuah komputer , artinya mobo di
sini mengemban tugas untuk menghubungkan bahasa kode antar perangkat keras agar
dapat disinergikan menjadi sebuah aktivitas kerja perangkat komputer.
Central Processing Unit
adalah perangkat keras komputer yang berfungsi untuk menerima dan melaksanakan
perintah dan data dari perangkat lunak
Prosesor sering digunakan
untuk menyebut CPU pada umumnya. Adapun mikroprosesor adalah CPU yang diproduksi
dalam sirkuit terpadu, seringkali dalam sebuah paket sirkuit terpadu-tunggal.
Komponen CPU terbagi
menjadi beberapa macam, yaitu sebagai berikut:
Unit kontrol (Control Unit)
Unit kontrol ini adalah bagian dari prosesor yang mampu mengatur jalannya program. Komponen ini terdapat dalam semua CPU.
Unit kontrol (Control Unit)
Unit kontrol ini adalah bagian dari prosesor yang mampu mengatur jalannya program. Komponen ini terdapat dalam semua CPU.
CPU bertugas mengontrol
komputer sehingga terjadi sinkronisasi kerja antar komponen dalam menjalankan
fungsi-fungsi operasinya. termasuk dalam tanggung jawab unit kontrol adalah
mengambil intruksi-intruksi dari memori utama dan menentukan jenis instruksi tersebut.
Bila ada instruksi untuk perhitungan aritmatika atau perbandingan logika, maka
unit kendali akan mengirim instruksi tersebut ke ALU (Aritmathic Logic Unit).
Hasil dari pengolahan data dibawa oleh unit kendali ke memori utama lagi untuk
disimpan, dan pada saatnya akan disajikan ke alat output. Dengan demikian tugas
dari unit kendali ini adalah:
• Mengatur dan mengendalikan alat-alat input dan output.
• Mengambil instruksi-instruksi dari memori utama.
• Mengambil data dari memori utama (jika diperlukan) untuk diproses.
• Mengirim instruksi ke ALU bila ada perhitungan aritmatika atau perbandingan logika.
• Mengawasi kerja dari ALU.
• Menyimpan hasil proses ke memori utama.
• Mengatur dan mengendalikan alat-alat input dan output.
• Mengambil instruksi-instruksi dari memori utama.
• Mengambil data dari memori utama (jika diperlukan) untuk diproses.
• Mengirim instruksi ke ALU bila ada perhitungan aritmatika atau perbandingan logika.
• Mengawasi kerja dari ALU.
• Menyimpan hasil proses ke memori utama.
Cara Kerja CPU
Saat data dan/atau instruksi dimasukkan ke processing-devices, pertama sekali diletakkan di RAM (melalui Input-storage); apabila berbentuk instruksi ditampung oleh Control Unit di Program-storage, namun apabila berbentuk data ditampung di Working-storage). Jika register siap untuk menerima pengerjaan eksekusi, maka Control Unit akan mengambil instruksi dari Program-storage untuk ditampungkan ke Instruction Register, sedangkan alamat memori yang berisikan instruksi tersebut ditampung di Program Counter. Sedangkan data diambil oleh Control Unit dari Working-storage untuk ditampung di General-purpose register (dalam hal ini di Operand-register). Jika berdasar instruksi pengerjaan yang dilakukan adalah arithmatika dan logika, maka ALU akan mengambil alih operasi untuk mengerjakan berdasar instruksi yang ditetapkan. Hasilnya ditampung di Accumulator. Apabila hasil pengolahan telah selesai, maka Control Unit akan mengambil hasil pengolahan di Accumulator untuk ditampung kembali ke Working-storage. Jika pengerjaan keseluruhan telah selesai, maka Control Unit akan menjemput hasil pengolahan dari Working-storage untuk ditampung ke Output-storage. Lalu selanjutnya dari Output-storage, hasil pengolahan akan ditampilkan ke output-devices.
Saat data dan/atau instruksi dimasukkan ke processing-devices, pertama sekali diletakkan di RAM (melalui Input-storage); apabila berbentuk instruksi ditampung oleh Control Unit di Program-storage, namun apabila berbentuk data ditampung di Working-storage). Jika register siap untuk menerima pengerjaan eksekusi, maka Control Unit akan mengambil instruksi dari Program-storage untuk ditampungkan ke Instruction Register, sedangkan alamat memori yang berisikan instruksi tersebut ditampung di Program Counter. Sedangkan data diambil oleh Control Unit dari Working-storage untuk ditampung di General-purpose register (dalam hal ini di Operand-register). Jika berdasar instruksi pengerjaan yang dilakukan adalah arithmatika dan logika, maka ALU akan mengambil alih operasi untuk mengerjakan berdasar instruksi yang ditetapkan. Hasilnya ditampung di Accumulator. Apabila hasil pengolahan telah selesai, maka Control Unit akan mengambil hasil pengolahan di Accumulator untuk ditampung kembali ke Working-storage. Jika pengerjaan keseluruhan telah selesai, maka Control Unit akan menjemput hasil pengolahan dari Working-storage untuk ditampung ke Output-storage. Lalu selanjutnya dari Output-storage, hasil pengolahan akan ditampilkan ke output-devices.
RAM (random acces memory) adalah
memori tempat penyimpanan sementara pada saat komputer dijalankan dan dapat
diakses secara acak atau random. RAM sangat berpengaruh dan penting untuk
kecepatan proses komputer kita.
FUNGSI RAM
Fungsi dari RAM yaitu
untuk mempercepat pemrosesan data pada komputer. Semakin besar RAM yang
dimiliki, maka komputer akan semakin cepat dalam prosesnya. Kerja RAM dapat
dilihat di task manager di dalam system komputer.
JENIS-JENIS RAM
RAM (Dynamic RAM) adalah
jenis RAM yang secara berkala harus disegarkan oleh CPU agar data yang
terkandung didalamnya tidak hilang.
SDRAM (Sychronous Dynamic
RAM) adalah jenis RAM yang merupakan kelanjutan dari DRAM namun telah
disinkronisasi oleh clock sistem dan memiliki kecepatan lebih tinggi daripada
DRAM. Cocok untuk sistem dengan bus yang memiliki kecepatan sampai 100 MHz.
RDRAM (Rambus Dynamic RAM)
adalah jenis memory yang lebih cepat dan lebih mahal dari pada SDRAM. Memory
ini bisa digunakan pada sistem yang menggunakan Pentium 4.
SRAM (Static RAM) adalah
jenis memori yang tidak memerlukan penyegaran oleh CPU agar data yang terdapat
di dalamnya tetap tersimpan dengan baik. RAM jenis ini memiliki kecepatan lebih
tinggi daripada DRAM. SDRAM.
EDO RAM (Extended Data Out
RAM) adalah jenis memori yang digunakan pada sistem yang menggunakan Pentium. Cocok
untuk yang memiliki bus denagan kecepatan sampai 66 MHz.
Video Graphics Accelerator yang
berfungsi mengolah data graphis untuk ditampilkan pada layar monitor, VGA juga
memiliki prossesor yang di sebut GPU (Graphics Processing Unit) dan membutuhkan
memory.
Vga merupakan standar
tampilan komputer analog yang dipasarkan pertama kali oleh IBM pada tahun 1987.
Walaupun standar VGA sudah tidak lagi digunakan karena sudah diganti oleh
standar yang lebih baru, VGA masih diimplementasikan pada Pocket PC. VGA
merupakan standar grafis terakhir yang diikuti oleh mayoritas pabrik pembuat
kartu grafis komputer. Tampilan Windows sampai sekarang masih menggunakan modus
VGA karena didukung oleh banyak produsen monitor dan kartu grafis.
Istilah VGA juga
sering digunakan untuk mengacu kepada resolusi layar berukuran 640×480, apa pun
pembuat perangkat keras kartu grafisnya. Kartu VGA berguna untuk menerjemahkan
keluaran komputer ke monitor. Untuk proses desain grafis atau bermain permainan
video, diperlukan kartu grafis yang berdaya tinggi. Produsen kartu grafis yang
terkenal antara lain ATI dan nVidia.
Selain itu, VGA juga
dapat mengacu kepada konektor VGA 15-pin yang masih digunakan secara luas untuk
mengantarkan sinyal video analog ke monitor. Standar VGA secara resmi
digantikan oleh standar XGA dari IBM, tetapi nyatanya VGA justru digantikan
oleh Super VGA.
1.
Kartu VGA ISA adalah jenis kartu VGA
yang dimasukkan pada slot ekspansi ISA (Industry Standard Architecture) bus
yang masih bersistemkan I/O 8-bit atau 16-bit
2.
Kartu VGA EISA adalah jenis kartu VGA
yang dipasang pada slot ekspansi EISA (Extended Industry Standard Architecture)
bus yang adalah 32-bit sistem I/O
3.
Kartu VGA PCI adalah jenis kartu VGA
yang dipasang pada slot ekspansi PCI (Peripheral Component Interconnect) bus
yang adalah 32-bit atau 64-bit sistem I/O
4.
Kartu VGA AGP adalah jenis kartu VGA
yang ditancapkan pada slot ekspansi AGP (Accelerated Graphics Port) bus yang
adalah 128-bit atau 256-bit sistem I/O
5.
Kartu VGA PCI Express (PCIe) adalah
jenis kartu VGA yang dimasukkan pada slot ekspansi PCIe (Peripheral Component
Interconnect Express) bus yang adalah berangkaian seri sistem I/O nya dengan
kecepatan transfernya adalah mencapai hingga 32 GByte/s
Kartu VGA sekarang ini sudah mempergunakan Graphic Accelerator
chipset yang merupakan chipset terbaru dimana sudah memiliki kemampuan
akselerasi tiga dimensi (3D) yang terintegrasikan pada chipset yang
dimilikinya. Selain kartu VGA sekarang ada peripheral komputer pendukung yang
dinamakan 3D Accelerator yang mana fungsi dari akselerator 3D ini adalah untuk
mengolah atau menterjemahkan data gambar 3D secara lebih sempurna dan lebih
optimal, demikianlah ilmu pengetahuan tentang Pengertian VGA Dan Fungsi VGA
Komputer
Hard drive
komputer adalah perangkat yang menyimpan semua perangkat lunak yang diinstal
pada komputer serta semua file data dibuat dan digunakan oleh perangkat lunak
ini. Ini termasuk dokumen yang telah Anda buat dan di-download, seperti foto
dan musik. Hard drive adalah bentuk penyimpanan permanen, bertentangan dengan
memori sementara seperti memori random-akses (RAM). Ini berarti bahwa ketika
Anda mematikan komputer file tetap disimpan dengan aman pada drive sehingga
Anda dapat menggunakannya lagi setiap kali Anda memulai komputer Anda.
Ada dua jenis umum dari harddisk: hard disk drive (HDD), yang
menggunakan satu atau lebih cakram berputar dan bergantung pada penyimpanan
magnetik, dan solid-state drive (SDD), yang tidak memiliki bagian mekanis yang
bergerak tetapi menggunakan flash memory seperti jenis yang ditemukan di USB
flash drive. Jika Anda memiliki komputer desktop biasa, kemungkinan besar Anda
memiliki hard disk drive. Solid-state drive lebih khas untuk high-end, laptop
mahal.
Setiap komputer memiliki setidaknya satu hard drive internal untuk menyimpan perangkat lunak dan data. Jika Anda menggunakan sistem operasi Windows Drive ini biasanya disebut drive C. Jika Anda menggunakan Mac itu hanya disebut hard drive. Jika Anda membutuhkan kapasitas penyimpanan tambahan Anda dapat menginstal hard drive internal atau menghubungkan terpisah hard drive eksternal.
Setiap komputer memiliki setidaknya satu hard drive internal untuk menyimpan perangkat lunak dan data. Jika Anda menggunakan sistem operasi Windows Drive ini biasanya disebut drive C. Jika Anda menggunakan Mac itu hanya disebut hard drive. Jika Anda membutuhkan kapasitas penyimpanan tambahan Anda dapat menginstal hard drive internal atau menghubungkan terpisah hard drive eksternal.
Sebuah hard disk drive terdiri
dari disk keras dibuat dengan bahan non-magnetik yang dilapisi dengan lapisan
tipis bahan magnet. Data disimpan oleh magnetizing film yang tipis. Disk
berputar dengan kecepatan tinggi dan kepala magnetik dipasang pada lengan
bergerak digunakan untuk membaca dan menulis data. Sebuah drive yang khas hard
disk beroperasi pada kecepatan 7.200 rpm (rotasi per menit), sehingga Anda akan
sering melihat angka ini sebagai bagian dari spesifikasi teknis komputer.
Pemintalan disk juga merupakan sumber suara dengungan komputer, meskipun yang
paling modern hard disk drive yang cukup sepi.
Optical Disc Drive adalah
sebuah perangkat keras yang menggunakan sinar laser atau gelombang
elektromagnetik untuk melakukan proses pembacaan (reading) dari optical disc
dan penulisan (writing) data. Beberapa drives hanya bisa membaca data pada
disc, namun teknologi saat ini memperbolehkan sebuah drive untuk melakukan
pembacaan maupun penulisan pada drives. Compact Disc, DVD dan Blu-ray Disc
merupakan jenis-jenis dari optical media yang bisa dibaca maupun diisi data
oleh optical drive. Optical Drive merupakan sebutan umum, dengan
bagian-bagiannya yaitu “CD”, “DVD” dan “Blue-ray” dengan diikuti “drive”,
“writer”, dan lain-lain.
Jenis – Jenis Optical
Drive :
·
CD – ROM (Compact Disc – Read Only Memory)
Ini berfungsi hanya
sebagai pembaca compact disk (keping CD)
·
CD – RW (CD – writer)
CD – RW ini mempunyai
fungsi selain membaca kepingan CD namun juga mempunyai fungsi bisa menulis.
Kecepatan yang di miliki adalah 52 x 48 x 36, ini maksudnya CD – RW mampu
membaca dengan kecepatan 52, menulis dengan kecepatan 48 dan kecepatan dalam
rewrite sebesar 36.
·
DVD Combo
Kemampuan yang di miliki
yaitu mampu membaca kepingan CD dan kepingan DVD serta mampu menulis di
kepingan CD tetapi tidak mampu menulis di kepingan DVD.
·
DVD ROM
DVD ROM mempunyai
kemampuan hanya membaca seperti halnya CD – ROM, tetapi kemampuan membacanya
dapat membaca kepingan DVD maupun kepingan CD.
·
DVD RW
Jenis optical Drive yang
ini mempunyai fungsi yang lengkap yaitu mampu membaca format CD maupun DVD, DVD
RW ini juga mempunyai kemampuan untuk menyimpan data pada CD maupun DVD.
·
DVD / CD Duplikator
Jenis yang satu ini
berfungsi untuk menggandakan DVD maupun CD untuk user dengan menggunakan
teknologi baru dan murah. DVD / CD Duplikator ini berdiri sendiri tanpa ada
komputer maupun sebuah software. System ini mempunyai 3 komponen utama yaitu
target Drive, source Drive dan juga duplication controller Card.
Teknologi optical
disk ini dibagi menjadi dua yaitu:
Phase-change disk dimana,
disk ini dilapisi oleh bahan yang dapat mengkristal(beku) menjadi
crystalline(serpihan-serpihan kristal) atau menjadi amorphous state(bagian yang
tak berbentuk). Bagian crytalline ini lebih transparan, karenanya tembakan
laser yang mengenainya akan lebih terang melintasi bahan dan memantul dari
lapisan pemantul. Drive Phase-change disk ini menggunakan sinar laser dengan
kekuatan yang berbeda. Sinar laser dengan kekuatan tinggi digunakan melelehkan
disknya kedalam amorphous state, sehingga dapat digunakan untuk menulis data lagi.sinar laser
dengan kekuatan sedang dipakai untuk menghapus data denga cara melelehkan
permukaan disknya dan membekukannya kembali ke dalam keadaan crytalline,
sedangakan sinar laser dengan kekuatan lemah digunakan untuk membaca data yang
telah disimpan.
Dye-Polimer disk yaitu ,
Dye-polimer merekam data dengan membuat bump(gelombang) disk dilapisi dengan
bahan yang dapat enyerap sinar laser. sinar laser ini membakar spot hingga spot
ini memuai dan membentuk bump(gelombang). bump ini dapat dihilangakan atau
didatarkan kembali dengan cara dipanasi lagi dengan sinar laser
Pengertian Power Supply Unit adalah
sebagai alat atau perangkat keras yang mampu menyuplai tenaga atau tegangan
listrik secara langsung dari sumber tegangan listrik ke tegangan listrik yang
lainnya. Power supply biasanya digunakan untuk komputer sebagai penghantar
tegangan listrik secara langsung kepada komponen-komponen atau perangkat keras
lainnya yang ada di komputer tersebut, seperti hardisk, kipas, motherboard dan
lain sebagainya. Power supply memiliki input dari tegangan yang
berarus alternating current (AC) dan mengubahnya menjadi arus direct current
(DC) lalu menyalurkannya ke berbagai perangkat keras yang ada dikomputer kita.
Karena memang arus direct current (DC)-lah yang dibutuhkan untuk perangkat keras
agar dapat beroperasi, direct current biasa disebut juga sebagai arus yang
searah sedangkan alternating current merupakan arus yang berlawanan.
Pengertian Power Supply secara umum dalam sebuah komputer adalah
sebagai alat bantu konverter tegangan listrik pada komputer yang dapat mengubah
tegangan listrik yang memiliki arus AC ke arus DC sehingga semua hardware yang
membutuhkan tegangan listrik yang berarus DC mendapatkan tegangan listrik yang
secara langsung diberikan oleh power supply ini. Oleh karena itu dalam setiap
komputer yang ada saat ini, power supply merupakan suatu perangkat keras yang
paling dibutuhkan untuk menjalankan komputer, jika power supply tidak ada atau
tidak bisa digunakan, maka komputer tidak akan dapat menyala tanpa power supply
ini.

CARA KERJA POWER SUPPLY
Ketika kita menekan tombol
power pada casing, yang terjadi adalah langkah berikut.
Power supply akan melakukan cek
dan tes sebelum membiarkan sistem start. Jika tes telah sukses, power supply
mengirim sinyal khusus pada motherboard, yang di sebut power good
JENIS-JENIS KONEKTOR POWER
SUPPLY
Konektor 20/24 pin ATX
Motherboard. Digunakan untuk mensupply tegangan ke motherboard. Pada
Motherboard versi lama digunakan Konektor ATX 20 pin, sedangkan Motherboard
yang sekarang/terbaru sudah menggunakan konektor ATX yang 24 pin. Untuk
konektor ATX 24 pin pada dasarnya merupakan konektor ATX 20 pin ditambah dengan
konektor 4 pin, sehingga kedua konektor ini bisa digabungkan atau dilepas
sesuai dengan motherboard yang kita pakai.
ATX 4 pin connector. Digunakan
sebagai penyedia supply tegangan untuk Processor kelas Intel Pentium IV. Jadi
pada Pentium 4 kebawah, konektor ini tidak perlu digunakan.
4 Pin Peripherial Power
Connector/Molex Connector. Digunakan sebagai supply tegangan untuk
berbagai hardware seperti Hardisk IDE, CD ROM Drive dan Kipas Casing komputer.
SATA Power Connector. Digunakan
untuk mensupply tegangan untuk komponen hardware yang menggunakan interface
SATA seperti Hardisk SATA dan CD/DVD ROM SATA.
Floppy Drive Connector/Berg
Connector. Konektor ini khusus digunakan untuk Floppy Drive atau pun
external audio card. Karena penggunaan Floopy Drive sekarang sangat jarang,
maka konektor ini jarang digunakan.
6 pin PCI-E connector. Konektor
ini digunakan untuk memberikan tegangan pada yang terdapat pada beberapa
graphic Card yang menggunakan slot PCI Express.
JENIS-JENIS POWER SUPPLY
1. Power supply AT
Power supply yang memiliki
kabel power yang dihubungkan ke motherboard terpisah menjadi dua konektor power
(P8 dan P9). Kabel yang berwarna hitam dari konektor P8 dan P9 harus bertemu di
tengah jika disatukan.
Pada power supply jenis AT ini,
tombol ON/OFF dihubungkan langsung pada tombol casing. Untuk menghidupkan dan
mematikan komuter, kita harus menekan tombol power yang ada pada bagian depan
casing. Power supply jenis AT ini hanya digunakan sebatas pada era komputer
pentium II. Pada era pentium III keatas atau hingga sekarang, sudah tidak ada
komputer yang menggunakan Power supply jenis AT.
Ciri utama :
Tombol on/off bersifat manual
Ketika Shutdown, untuk
mematikan mesti menekan tombol CPU
Kabel daya ke motherboard
terdiri atas 2 x 6 pin
Daya rata-rata di bawah 250Watt
2. Power supplly ATX
Power Supply ATX (Advanced
Technology Extended) adalah jenis power supply jenis terbaru dan paling banyak
digunakan saat ini. Perbedaan yang mendasar pada PSU jenis AT dan ATX yaitu
pada tombol powernya, jika power supply AT menggunakan Switch dan ATX
menggunakan tombol untuk mengirikan sinyal ke motherboard seperti tombol power
pada keyboard.
Ciri utama :
Terdiri atas satu set kabel
supply ke motherboard yang berjumlah : 20pin atau 20pin + 4pin 24pin + 4pin
atau 24pin + 8pin
Ketika shutdown otomatis CPU
mati
Ada konnector tambahan power
SATA (PSU terkini)
Daya lebih besar untuk memenuhi
standar komputasi masa kini
Efisiensi lebih baik
Flashdisk yang biasanya sering
disebut dengan USB Drive, Pen Drive, Pocket Drive, atau microdisk merupakan sebuah
perangkat keras dengan bentuk yang berbeda-beda. Biasanya Flash Disk digunakan
untuk alat penyimpanan data atau juga untuk menginstal sistem operasi. Atau untuk menjalasnkan apilasi portabel
Flash Disk adalah alat
penyimpan data/file yang berupa NAND. Di dalam perangkat ini, tertanam
controller dan memori penyimpan data yang bersifat non–volatile alias tidak
akan hilang meskipun tidak terdapat daya listrik. Komponen flashdisk lebih
sederhana dan relative lebih sedikit dibandingkan dengan hardisk . Hal ini
disebabkan karena flashdisk tidak memerlukan piringan, motor, atau part lain
yang berkerja secara mekanik.

Umur flashdisk saat ini
berkisar 10 tahun (masa pemakian normal). Tips buat anda penggunaan flashdisk
pada system operasi Windows Me/2000/XP menyarankan pelepasan flashdisk dengan
cara yang aman (Safe Removal). Hal ini untuk menghindari data yang masih
tersisa dan belum tertulis dari memori cache ke flashdisk. Pencabutan flashdisk
secara mendadak dapat mengakibatkan data yang belum selesai ditulis menjadi
rusak. Memutus koneksi dengan cara aman akan memperpanjang umur flashdisk
karena hubungan baca/tulis antara komputer dan flashdisk diamankan terlebih
dulu dan hubungan listrik singkat (yang dapat merusak komponen flashdisk) dapat
dicegah.
Liquid Crystal Display (LCD) merupakan Sebuah teknologi layar
digital yang menghasilkan citra pada sebuah permukaan yang rata (flat) dengan
memberi sinar pada kristal cair dan filter berwarna, yang mempunyai struktur
molekul polar, diapit antara dua elektroda yang transparan. Bila medan listrik
diberikan, molekul menyesuaikan posisinya pada medan, membentuk susunan
kristalin yang mempolarisasi cahaya yang melaluinya. Teknologi yang ditemukan
semenjak tahun 1888 ini, merupakan pengolahan kristal cair merupakan cairan
kimia, dimana molekul-molekulnya dapat diatur sedemikian rupa bila diberi medan
elektrik--seperti molekul-molekul metal bila diberi medan magnet. Bila diatur
dengan benar, sinar dapat melewati kristal cair tersebut. Tampilan Kristal Cair
(bahasa Inggris: Liquid Crystal Display) juga dikenal sebagai LCD adalah suatu
jenis media tampilan yang menggunakan kristal cair sebagai penampil utama. LCD
sudah digunakan di berbagai bidang misalnya dalam alat-alat elektronik seperti
televisi, kalkulator ataupun layar komputer. Pada LCD berwarna semacam monitor
terdapat banyak sekali titik cahaya (pixel) yang terdiri dari satu buah kristal
cair sebagai sebuah titik cahaya. Walau disebut sebagai titik cahaya, namun
kristal cair ini tidak memancarkan cahaya sendiri. Sumber cahaya di dalam
sebuah perangkat LCD adalah lampu neon berwarna putih di bagian belakang
susunan kristal cair tadi. Titik cahaya yang jumlahnya puluhan ribu bahkan
jutaan inilah yang membentuk tampilan citra. Kutub kristal cair yang dilewati
arus listrik akan berubah karena pengaruh polarisasi medan magnetik yang timbul
dan oleh karenanya akan hanya membiarkan beberapa warna diteruskan sedangkan
warna lainnya tersaring. Beberapa alasan yang menjadi petimbangan
utama para pengguna beralih ke monitor LCD adalah, selain lebih artistik ketika
dipandang, harganya sudah jauh lebih murah ketimbang tahun – tahun sebelumya.
Selain itu secara kualitas dan teknologi, monitor LCD juga sudah jauh lebih
berkembang dibanding tahun-tahun sebelumbya. Belakangan, kalangan rumahan juga
banyak yang lebih memilih monitor LCD ketimbang CRT, baik untuk penggunaan
sandar maupun untuk beragam aplikasi sepeti game maupun sebagai perangkat
penampil aplikasi digital home entertainment. Pertimbangan Memilih Monitor LCD
Ukuran Ukuran luas tampilan layar biasanya menjadi pertimbangan pertama. Selain
menyangkut kebutuhan dan kenyamanan penggunaan, harga juga dipengaruhi oleh
ukuran. Orang yang biasa melakukan aktivitas olah grafis, ukuran yang besar
tentu akan lebih baik dan membuat mata lebih nyaman karena detail-detail gambar
terlihat lebih jelas. Begitu pula bila monitor tersebut diproyeksikan untuk
aplikasi video. Sementara, bila hanya digunakan untuk aplikasi standar,
penggunaan monitor berukuran kecil hingga sedang sudah cukup memadai. Resolusi
Untuk yang satu ini, monitor LCD modern sudah memiliki resolusi tinggi sehingga
dapat menghasilkan gambar yang tajam, Monitor LCD modern umumnya sudah dapat
menggasilkan native resolution hingga 1280x1024 piksel sehingga beragam
aplikasi, termasuk DVD dapat diakomodasi menggunakan monitor ini. Waktu Respons
Waktu respons merupakan ukuran rata-rata yang dibutuhkan piksel LCD untuk
berganti dari hitam ke putih lalu ke hitam kembali. Kalau dulu monitor LCD
memiliki waktu respons 20 milidetik, pada monitor modern saat ini rata-rata
memiliki waktu respons sebesar 8 milidetik.Bahkan ada LCD yang memiliki waktu
respons sebesar 2 milidetik. Artinya, saat LCD digunakan untuk menampilkan
video dengan gerakan cepat, bayangan seperti pada monitor LCD dengan waktu
respons 12 milidetik atau 20 milidetik tak akan muncul. Dengan demikian,
penikmat game yang sebelumnya kurang cocok menggunakan monitor LCD akan lebih
merasa nyaman dengan monitor dengan waktu respos yang rendah. Tingkat Kecerahan
Luminance menunjukkan tingkat kecerahan atau brightness dari sebuah LCD,
Parameter yang biasanya adalah candela atau nits. Makin tinggi rentang
luminance yang dimiliki, makin nyaman gambar dilihat oleh mata. Level Kontras
Level kontras merupakan ukuran perbandingan kontras antara citra berwarna putih
dan warna hitam. Semakin tinggi level kontras yang dimiliki sebuah monitor,
semakin baik kualitas gambar yang ditampilkan.Monitor LCD modern umumnya
memiliki contras ratio 350:1 atau lebih. Bahkan dewasa ini, contras ratio yang
didukung sudah mencapai 800:1 Refresh Rate Refresh rate adalah ukuran yang
digunakan pada monitor untuk menampilkan gambar setiap detiknya. Agar mata
tidak cepat mengalami kelelahan, refresh rate sebesar 85 Hz jadi standar yang
dianjurkan, jika pengaturan di bawahnya yang digunakan, flicker akan terasa
oleh mata. Beberapa monitor LCD bahkan sudah mengakomodasi refresh rate yang
lebih tingggi. Dot Pitch Dot pitch ini merupakan ukuran satu titik piksel.
Umumnya, orang juga melihat dot pitch ini sebagai salah satu parameter kualitas
monitor LCD. Makin kecil ukuran dot pitch yang dimiliki, akan semakin baik
kualitas monitor tersebut.Namun, pengukuran sebenarnya dot pitch ini agak sulit
untuk pengguna awam kecuali dengan melihat spesifikasi teknis yang diberikan
produsennya. Sudut Pandang Sudut pandang monitor LCD modern sudah jauh
berkembang, Dahulu, tampilan LCD modern hanya dapat dilihat kalau dihadapi
secara tegak lurus. Sekarang monitor LCD dapat dipandang dari sudut yang
sedikit lebar, untuk yang paling modern, sudut pandang yang dapat diakomodasi
mencapai 176 derajat, baik vertikal maupaun horizontal.
Monitor LCD (Liquid Crystal Display) menggunakan
teknologi yang disebut dengan ‘kristal cair’ sebagai penghasil gambar monitor.
Kelebihan monitor LCD adalah minimnya konsumsi energi yang digunakan juga
memiliki kontras gambar yang lebih tajam dibandingkan dengan CRT. Pengertian
monitor LCD merujuk kepada penggunaan varian pixels (titik warna
cahaya) yang tidak memancarkan cahayanya sendiri seperti halnya monitor CRT.
Pada teknologi LCD sumber cahaya berasal dari lampu neon berwarna putih yang
tersusun secara merata pada bagian belakang susunan pixel (kristal cair) tadi
yang jumlahnya mencapai jutaan piksel hingga membentu sebuah gambar.Kutub
kristal cair yang dilewati oleh arus listrik akan berubah karena pengaruh
polarisasi medan magnetik yang timbul dan oleh karenanya akan hanya membiarkan
beberapa warna diteruskan sedangkan warna lainnya tersaring.
Untuk pengertian mengenai pixels secara lebil detil
dapat membaca artikel sebelumnya mengenai Cara Membedakan Foto Manipulasi Atau
Bukan.
Kelebihan Monitor LCD
- Kualitas gambar lebih
jernih dan tajam
- Sinar yang dipancarkan
oleh LCD tidak melelahkan mata
- Konsumsi listrik lebih
hemat
- Dimensi yang tipis dan
ringan
Kekurangan Monitor LCD
- Layar LCD cenderung
lebih sensitive
Pengertian LED (Light Emitting Diode) dan Cara Kerjanya – Light Emitting Diode atau sering disingkat dengan LED adalah
komponen elektronika yang dapat memancarkan cahaya monokromatik ketika
diberikan tegangan maju. LED merupakan keluarga Dioda yang terbuat dari bahan
semikonduktor. Warna-warna Cahaya yang dipancarkan oleh LED tergantung pada
jenis bahan semikonduktor yang dipergunakannya. LED juga dapat memancarkan
sinar inframerah yang tidak tampak oleh mata seperti yang sering kita jumpai
pada Remote Control TV ataupun Remote Control perangkat elektronik lainnya.
·
Bentuk LED mirip dengan
sebuah bohlam (bola lampu) yang kecil dan dapat dipasangkan dengan mudah ke
dalam berbagai perangkat elektronika. Berbeda dengan Lampu Pijar, LED tidak
memerlukan pembakaran filamen sehingga tidak menimbulkan panas dalam menghasilkan
cahaya. Oleh karena itu, saat ini LED (Light Emitting Diode) yang
bentuknya kecil telah banyak digunakan sebagai lampu penerang dalam LCD TV yang
mengganti lampu tube.
Simbol dan Bentuk LED (Light Emitting Diode)
Cara
Kerja LED (Light Emitting Diode)
Seperti dikatakan sebelumnya,
LED merupakan keluarga dari Dioda yang terbuat dari Semikonduktor. Cara
kerjanya pun hampir sama dengan Dioda yang memiliki dua kutub yaitu kutub
Positif (P) dan Kutub Negatif (N). LED hanya akan memancarkan cahaya apabila
dialiri tegangan maju (bias forward) dari Anoda menuju ke Katoda.
LED terdiri dari sebuah chip
semikonduktor yang di doping sehingga menciptakan junction P dan N. Yang
dimaksud dengan proses doping dalam semikonduktor adalah proses untuk
menambahkan ketidakmurnian (impurity) pada semikonduktor yang murni sehingga
menghasilkan karakteristik kelistrikan yang diinginkan. Ketika LED dialiri
tegangan maju atau bias forward yaitu dari Anoda (P) menuju ke Katoda (K),
Kelebihan Elektron pada N-Type material akan berpindah ke wilayah yang
kelebihan Hole (lubang) yaitu wilayah yang bermuatan positif (P-Type material).
Saat Elektron berjumpa dengan Hole akan melepaskan photon dan memancarkan
cahaya monokromatik (satu warna).
LED atau Light Emitting Diode
yang memancarkan cahaya ketika dialiri tegangan maju ini juga dapat digolongkan
sebagai Transduser yang dapat mengubah Energi Listrik menjadi Energi Cahaya.
Cara Mengetahui Polaritas LED
Untuk mengetahui polaritas
terminal Anoda (+) dan Katoda (-) pada LED. Kita dapat melihatnya secara fisik
berdasarkan gambar diatas. Ciri-ciri Terminal Anoda pada LED adalah kaki yang
lebih panjang dan juga Lead Frame yang lebih kecil. Sedangkan ciri-ciri
Terminal Katoda adalah Kaki yang lebih pendek dengan Lead Frame yang besar
serta terletak di sisi yang Flat.
Warna-warna
LED (Light Emitting Diode)
Saat ini, LED telah memiliki
beranekaragam warna, diantaranya seperti warna merah, kuning, biru, putih,
hijau, jingga dan infra merah. Keanekaragaman Warna pada LED tersebut
tergantung pada wavelength (panjang gelombang) dan senyawa semikonduktor yang
dipergunakannya. Berikut ini adalah Tabel Senyawa Semikonduktor yang digunakan
untuk menghasilkan variasi warna pada LED :
|
Bahan
Semikonduktor
|
Wavelength
|
Warna
|
|
Gallium Arsenide (GaAs)
|
850-940nm
|
Infra Merah
|
|
Gallium Arsenide Phosphide (GaAsP)
|
630-660nm
|
Merah
|
|
Gallium Arsenide Phosphide (GaAsP)
|
605-620nm
|
Jingga
|
|
Gallium Arsenide Phosphide Nitride
(GaAsP:N)
|
585-595nm
|
Kuning
|
|
Aluminium Gallium Phosphide
(AlGaP)
|
550-570nm
|
Hijau
|
|
Silicon Carbide (SiC)
|
430-505nm
|
Biru
|
|
Gallium Indium Nitride (GaInN)
|
450nm
|
Putih
|
Tegangan
Maju (Forward Bias) LED
Masing-masing Warna LED
(Light Emitting Diode) memerlukan tegangan maju (Forward Bias) untuk dapat
menyalakannya. Tegangan Maju untuk LED tersebut tergolong rendah sehingga
memerlukan sebuah Resistor untuk membatasi Arus dan Tegangannya agar tidak
merusak LED yang bersangkutan. Tegangan Maju biasanya dilambangkan dengan tanda
VF.
|
Warna
|
Tegangan
Maju @20mA
|
|
Infra Merah
|
1,2V
|
|
Merah
|
1,8V
|
|
Jingga
|
2,0V
|
|
Kuning
|
2,2V
|
|
Hijau
|
3,5V
|
|
Biru
|
3,6V
|
|
Putih
|
4,0V
|
Kegunaan
LED dalam Kehidupan sehari-hari
Teknologi LED memiliki
berbagai kelebihan seperti tidak menimbulkan panas, tahan lama, tidak
mengandung bahan berbahaya seperti merkuri, dan hemat listrik serta bentuknya
yang kecil ini semakin popular dalam bidang teknologi pencahayaan. Berbagai
produk yang memerlukan cahaya pun mengadopsi teknologi Light Emitting Diode
(LED) ini. Berikut ini beberapa pengaplikasiannya LED dalam kehidupan
sehari-hari.
1.
Lampu Penerangan Rumah
2.
Lampu Penerangan Jalan
3.
Papan Iklan (Advertising)
4.
Backlight LCD (TV, Display
Handphone, Monitor)
5.
Lampu Dekorasi Interior maupun
Exterior
6.
Lampu Indikator
7.
Pemancar Infra Merah pada
Remote Control (TV, AC, AV Player)
Light Emiting Diode (LED), yang
memanfaatkan teknologi diode sehingga bisa menggantikan neon fluorescent.
Teknologi OlED (Organic Light Emiting Diode) merupakan piranti yang memiliki dasar konsep pancaran cahaya yang dihasilkan oleh piranti akibat adanya medan listrik yang diberikan.
Teknologi OlED (Organic Light Emiting Diode) merupakan piranti yang memiliki dasar konsep pancaran cahaya yang dihasilkan oleh piranti akibat adanya medan listrik yang diberikan.
Kelebihan
- Kemampuan OLED untuk beroperasi sebagai sumber cahaya
menghasilkan cahaya putih terang saat dihubungkan dengan sumber listrik;
- Tampilan OLED baru dan menarik. Layar terbuat dari
gabungan warna dalam kaca transparan sangat tipis sehingga ringan dan
fleksibel;
- Memiliki jangkauan wilayah warna, tingkat terang, dan
tampilan sudut pandang yang sangat luas;
- OLED memiliki waktu reaksi yang lebih cepat. Layar LCD
memiliki waktu reaksi 8-12 milisekon, sedangkan OLED hanya kurang dari
0.01 milisekon.
Kekurangan
- Kelembaban dapat memperpendek umur OLED. Bahkan
kandungan organic di dalam OLED dapat rusak jika terkena air;
- Dalam piranti OLED multi-warna yang ada sekarang,
intensitas cahaya yang dihasilkan untuk warna tertentu belum cukup terang;
Monitor LED (Light Emitting Diode) memiliki
teknologi yang sama dengan LCD. Perbedaan secara fisik pada LED komputer
umumnya terletak pada bentuknya yang lebih ramping / tipis. Pada beberapa tipe
LED memiliki fungsi dan fitur yang lebih lengkap dibandingkan LCD, seperti
kemampuan digital touch screen, Digital TV internet, Digital TV tuner.
Sedangkan perbedaan secara umum antara LED dan LCD hanya terletak pada sistem
pencahayaannya yang menggunakan teknologiLED backlight. Berbeda dengan
LCD yang menggunakan CCFL Backlight (lampu neon berjenis
fluorescent), monitor LED mampu menghemat konsumsi listrik hingga 50 – 70%
dibandingkan dengan LCD dengan kemampuan menghasilkan gambar yang sangat tajam.
Kelebihan Monitor LED
- Konsumsi listrik yang
lebih hemat dibandingkan dengan LCD
- Kontras gambar yang
sangat tajam hingga jutaan pixels
- Usia pemakaian LED
lebih pajang
- Dimensi monitor yang
sangat tipis
- Pencahayaan lebih baik
dibandingkan LCD
Kekurangan Monitor LED
- Harga lebih mahal
dibandingkan LCD
- Layar LED yang lebih
tipis cenderung lebih sensitif